Wikipedia

Hasil penelusuran

Kamis, 15 Juni 2017

Review 2 game yang menggunakan AI

Nama : Dede Kusuma
NPM : 52414614
Kelas : 3IA20
Matakuliah : Teknologi Pengantar Game#


  • Arcane Legend

Arcane Legends adalah game baru yang ternyata cukup solid. Pertama kamu diharuskan memilih satu dari tiga class yang tersedia yaitu warrior, rouge dan mage. Saya sendiri memilih rouge karena kelincahan dan bisa menghindar dari banyak pukulan musuh. Setelah itu kita diharuskan memilih pet, dan disinilah letak keunikannya jika di game lain pet hanya dimiliki oleh hunter di game ini semua bisa memilik pet.

Pet ini akan membantu menyerang dan juga mengumpulkan hidden treasure. Satu hal yang menarik dari Arcane legends adalah nampaknya pet mempunyai fokus yang cukup penting, hal ini ditunjukan dengan ada begitu banyak pet yang kamu bisa kumpulkan atau sekitar 35 pet. Setiap pet mempunyai status yang berbeda misalkan Malison yang merupakan seekor naga ungu akan memberikan kamu 20 Str dan +5% Crit sedangkan Shiloh yang adalah kura-kura akan memberikan kamu 12% movement speed. Tapi status ini hanya akan kamu terima kalau mereka happy, dan kamu bisa membuat mereka happy dengan memberi makan dan mengajak bermain.



Overall saya suka dengan system petnya yang sedikit lebih dalam dibanding game lain. Tapi ada tapinya nih, beberapa pet (dan yang bagus-bagus) hanya dapat dibeli dengan IAP, memang kadang-kadang kamu akan mendapat mata uang IAP tapi akan dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa membeli sebuah pet yang bagus. But jangan kecewa dulu karena ada beberapa pet yang juga bagus yang bisa kamu beli lewat koin non IAP.

Seperti kebanyakan MMORPG mobile kamu akan menggerakkan karakter kita dengan dpad di kiri dan action button dikanan. Action button ini jika ditekan maka karakter kamu akan mulai memukul dan yang menarik adalah kamu juga bisa menahan action button untu charge sebuah pukulan yang lebih kuat. Disekitar action button juga kamu dapat menaruh shortcut untuk skill-skill kamu. Secara total ada 8 skill dengan masing-masing mastery sebanyak level. Memang terdengar cukup sedikit untuk ukuran MMORPG tapi masih cukup untuk ukuran sekarang.



Fitur-fitur lain yang ada di arcane legends juga cukup lengkap seperti yang akan kamu temui di sebuah MMORPG PC, mulai dari quest, daily quest, membentuk guild sampai dengan boss. Karena memang game ini menekankan social maka selama menjalani quest kamu dapat bergabung dengan orang lain sehingga dengan begini questing akan berlangsung lebih cepat dan mudah.

Salah satu yang saya cukup suka dari Arcane Legends adalah sistem navigasinya yang mudah. Contohnya jika kamu mendapatkan sebuah quest untuk menyelamatkan seseorang di desa A, kamu cukup tap tombol go there dan otomatis kamu akan di teleport ketempat tersebut. Fitur ini sangat praktis bagi casual player, tapi kamu juga bisa berjalan menuju tempat tersebut sambil menikmati lingkungan jika kamu mau.



Dalam urusan graphic sebenarnnya Arcane Legends terbilang biasa dan standard tapi detailnya cukup baik dan optimized sehingga tidak laggy. Tentu saja didalam dunia MMORPG kamu akan bertemu dengan banyak orang lain dari seluruh dunia, dan jika kamu tap karakter mereka maka kamu dapat memilih untuk chat, invite dan juga trade.



  • World Of Goo




Ketika saya masih di SMA, saya ingat teman saya pernah memainkan suatu game di PC bernama World of Goo. Memang pada saat itu game-nya sangatlah adiktif, ada ketertarikan tersendiri mengenai tema yang dipilih dan gaya visual dari game tersebut. Dan secara gameplay saya merasa pada saat itu seperti sesuatu yang sangat berbeda dan unik. Perlu diketahui bahwa pada zaman SMA, saya tidak menyukai game-game puzzle ataupun arcade , saya hanya terus-terusan memainkan game-game 'AAA' untuk konsol dan PC seperti macam-macam Elder Scrolls IV: Oblivion, GTA IV, dsb. Dan saya merasa pada saat itu bahwa World of Goo merupakan suatu perkecualian karena memang game ini sangatlah enak untuk dimainkan sehingga pada akhirnya saya tidak ingin mengakui bahwa game tersebut adalah game puzzle.




Sekarang, saya menemukan lagi game ini pada Google Play Store, dan saya sangat bersyukur. Pada intinya, game ini adalah game puzzle berbasis fisika. Mungkin kalian dapat merasa bahwa game ini memiliki banyak kemiripan dengan game-game bridge builder dan semacamnya. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa World of Goo sudah ada dari saya SMA yaitu sekitar tahun 2007 sampai 2009. Zaman sebelum game-game smartphone mulai booming. Bahkan Angry Birds dirilis pada akhir tahun 2009, jadi ada kemungkinan besar bahwa game ini sudah muncul sebelum game-game bridge builder.





Misi dari game ini adalah untuk memasukkan jumlah minimum goo ke lubang penghisap yang berada di level tersebut. Goo dapat juga dipakai sebagai 'jembatan' untuk menyalurkan para goo lainnya ke lubang penghisap. Jadi kita juga harus efisien dalam memakai dan menempatkan para goo. Selain dari itu, ada juga berbagai macam goo lainnya dengan fungsi yang berbeda. Dan satu hal yang saya paling suka dari game ini adalah level design yang mengharuskan para pemain untuk memadukan strategi, kecermatan dan ketangkasan karena terkadang para pemain tidak hanya harus memikirkan bagaimana cara mereka memakai para goo dengan efisien tapi juga harus menggunakan ketangkasan di saat-saat genting.


Game ini terdiri dari beberapa chapter dimana masing-masing chapter memiliki sekumpulan stage atau level. Memang terkadang ada beberapa stage yang terasa sangat sulit, akan tetapi itu membuat perasaan yang lebih memuaskan ketika kita berhasil menyelesaikan stage tersebut. Satu hal yang saya juga suka dalam game ini adalah dengan tidak adanya batas waktu. Sejujurnya, batas waktu adalah fitur yang kurang saya sukai, karena ketika memainkan suatu game saya suka untuk memainkannya dalam tempo saya sendiri. Dan saya senang bahwa game ini tidak memiliki fitur tersebut agar saya dapat melewati setiap level seberapa lama pun tanpa harus tergesa-gesa.


Dari segi audiovisual, World of Goo terasa unik dan menggemaskan, terutama pada visualnya. Secara logis, saya tidak bisa membayangkan bagaimana suatu 'lingkaran' hitam dapat terlihat sangat lucu, ditambah dengan suara-suara mereka yang juga tidak kalah menggemaskan membuat seluruh pengalaman di game ini terasa sangat quirky, dan itu menjadi salah satu nilai keorisinilan dari game ini.

Game Komputer Berjaringan Internet

Nama : Dede Kusuma
NPM : 52414614
Kelas : 3IA20
Matakuliah : Teknologi Pengantar Game#

Web Game atau Game Berbasis Web adalah permainan komputer ini dimainkan melalui internet menggunakan web browser. Syarat dimana sebuah browser dapat memainkan game ini adalah browser sudah mendukung javascript, php, maupun flash. Game browser dapat diciptakan dan dijalankan menggunakan teknologi game yang menggunakan internet network sehingga game ini juga tidak hanya dapat di akses oleh penduduk lokal saja tetapi bahkan hingga keluar negri.


Bagaimana dengan konsep web game ?
Konsep dari Web game itu sendiri memiliki arti bahwa game yang berbasis internet sehingga membutuhkan LAN dan koneksi internet agar web game tersebut bisa berjalan.


Apa yang membedakan game berbasis online dengan yang tidak ?

Kelebihan game berbasis internet :

  • membuat suasana game menjadi lebih menarik
  • Di lengkapi dengan fitur chat
  • Mendidik rasa leadership dan teamwork.
  • Mengajarkan rasa toleransi. DLL.

Kelebihan game tidak berbasis internet :

  • apabila tidak memiliki internet, masih bisa bermain game
  • Umumnya grafis dan alur ceritanya lebih menarik
  • Loadingnya lebih cepat
  • Lebih santai saat memainkannya
  • Dapat menyesuaikan dan mengatur waktu sesuai dengan kesibukkan
  • Dapat memilih game sesuai dengan selera dan kesukaan. DLL.


sumber :
https://3jihaderajad.wordpress.com/2017/06/10/game-berjaringanmenggunakan-koneksi-internet/

Rabu, 24 Mei 2017

Visibility & Level of Detail

Nama : Dede Kusuma
NPM : 52414614
Kelas : 3IA20
Matakuliah : Teknologi Pengantar Game#


Visibility


Pengertian Visibility merupakan tampilan grafik scene game pada komputer. Bagaimana sebuah game terlihat oleh user agar menarik dan berkualitas sehingga user menikmati game tersebut. Biasanya pada video game terdapat istilah scene 2.5D. Sebenarnya istilah tersebut tidak berbeda jauh dari scene 2D (dua dimensi). Hanya saja 2.5D memiliki beberapa fitur tambahan berupa efek cahaya, bayangan dan sebagainya yang dibuat agar seakan-akan menyerupai scene 3D.

Biasanya gameplaynya memang mirip game 2D dimana kita hanya bisa bergerak secara horizontal dan vertical namun beberapa gambarnya di render secara 3D. Teori grafik 2.5D ini biasa juga disebut dengan pseudo-3D sedangkan pada istilah game lebih dikenal dengan isometric/diametric/trimetric projection.


Game bertipe ini menggunakan 2 macam tipe pemodelan: 
  • 3 Dimensi object/model : Merupakan model/object 3D yang nantinya akan dijadikan sebagai karakter utama, bangunan, object-object seperti senjata, musuh, permukaan tanah, pohon, dan bukit. Object 3D seperti ini bisa dibuat dengan menggunakan program seperti 3DS Max, Maya, Hash, dan Blender. 
  • 2 Dimensi graphic : Gambar 2D juga berperan dalam membuat game ini yaitu sebagai texture untuk object, sebagai latar belakang seperti langit dan pemandangan, sebagai meteran untuk nyawa dan gambar untuk speedometer pada game racing. 

Kegunaan 2.5D dalam game adalah sebagai pengaturan gerakan seperti golden axe, double dragon, path finding yang biasanya cukup sederhana. Hal ini berguna untuk mengikuti posisi pemain dan agar game lebih 'hidup'. Pada video game, biasanya scene 2.5D ini lebih digunakan dalam visualisasi geografis (GVIS) untuk membantu memahami representasi visual spasial-kognitif atau visualisasi 3D.

Level of Detail



LOD biasanya digunakan untuk mengatur material yang akan diaplikasikan pada model objek. Disebut level karena tingkat pengaturannya berbeda-beda tergantung dari seberapa jauh jarak antara model dengan viewer.
Ketika model berada pada jarak dekat dengan viewer, model sebaiknya di-render dengan detail sebanyak mungkin. Namun sebaliknya jika model berada pada jarak yang jauh dari viewer lebih baik jangan menampilkan model dengan sangat detail agar tidak mengganggu performance dan agar hasilnya justru dapat meningkatkan performance.

Meskipun sebagian besar waktu LOD diterapkan untuk geometri rinci saja, baru-baru ini teknik LOD sudah termasuk dalam manajemen shading untuk dapat mengontrol kompleksitas pixel. Suatu bentuk tingkat manajemen detail telah diterapkan untuk tekstur selama bertahun-tahun, di bawah nama mipmapping, juga memberikan kualitas rendering yang lebih tinggi. Ini adalah hal yang lumrah untuk mengatakan bahwa “sebuah objek telah LOD’d” ketika objek disederhanakan oleh mendasari algoritma LOD-ing.

Terrain LOD


Dalam suatu game, Terrain merupakan model yang sangat besar. Membuat setiap pointnya secara eksplisit sangatlah tidak mungkin, maka metoda untuk mengotomatiskan pembangkitan Terrain merupakan hal biasa. Ketika proses rendering, sebagian dari Terrain tertutup dan sebagian lain sangat jauh, oleh karena itu dikembangkanlah Terrain LOD algorithms.

Terrain, atau sering juga disebut dataran, merupakan salah satu data yang penting dalam pemodelan pemograman grafik.Terrain umumnya diimplementasikan untuk obyek – obyek yang statis. Salah satu implementasi terrain yang banyak digunakan adalah dalam pemodelan lanskap. Contoh pemodelan lanskap adalah pemodelan bentangan tanah, pinggiran pantai, pegunungan dan lain sebagainya. Penggunaan visualisasi terrain sebagai model lansekap ini banyak didapati dalam game motor rally dan real – time strategy.


Sumber:
https://ribunni.wordpress.com/2013/07/04/pengantar-teknologi-game-tugas-4/#more-882
http://eituzed.blogspot.co.id/2015/04/penampilan-grafik-scene-game-komputer.html
http://farizkiridwan.blogspot.co.id/2013/07/visibility-pengantar-teknologi-game.html

Penampilan Grafik Scene Game Komputer

Nama : Dede Kusuma
NPM : 52414614
Kelas : 3IA20
Matakuliah : Teknologi Pengantar Game#

Penampilan Grafik Scene Game Komputer

Pengertian Visibility merupakan tampilan grafik scene game pada komputer. Bagaimana sebuah game terlihat oleh user agar menarik dan berkualitas sehingga user menikmati game tersebut.
Biasanya pada video game terdapat istilah scene 2.5D. Sebenarnya istilah tersebut tidak berbeda jauh dari scene 2D (dua dimensi). Hanya saja 2.5D memiliki beberapa fitur tambahan berupa efek cahaya, bayangan dan sebagainya yang dibuat agar seakan-akan menyerupai scene 3D.
Biasanya gameplaynya memang mirip game 2D dimana kita hanya bisa bergerak secara horizontal dan vertical namun beberapa gambarnya di render secara 3D. Teori grafik 2.5D ini biasa juga disebut dengan pseudo-3D sedangkan pada istilah game lebih dikenal dengan isometric/diametric/trimetric projection.


Game bertipe ini menggunakan 2 macam tipe pemodelan:
· 3 Dimensi object/model
ini merupakan model/object 3D yang nantinya akan dijadikan sebagai karakter utama, bangunan, object-object seperti senjata, musuh, permukaan tanah, pohon, dan bukit. Object 3D seperti ini bisa dibuat dengan menggunakan program seperti 3DS Max, Maya, Hash, dan Blender.


· 2 Dimensi graphic
Gambar 2D juga berperan dalam membuat game ini yaitu sebagai texture untuk object, sebagai latar belakang seperti langit dan pemandangan, sebagai meteran untuk nyawa dan gambar untuk speedometer pada game racing.


Kegunaan 2.5D dalam game adalah sebagai pengaturan gerakan seperti golden axe, double dragon, path finding yang biasanya cukup sederhana. Hal ini berguna untuk mengikuti posisi pemain dan agar game lebih 'hidup'. Pada video game, biasanya scene 2.5D ini lebih digunakan dalam visualisasi geografis (GVIS) untuk membantu memahami representasi visual spasial-kognitif atau visualisasi 3D.


Level of detail pada game

1.Arcane Legends
Pada game ini menceritakan sebuah karakter dan pemilihan job berbeda beda ada wizard, warrior dan archer. level pada permainan ini ada pada level karakter kita sendiri untuk saat ini level max nya 61 dan bot pada game ini juga memiliki level yang berbeda tingkat kesulitan dalam melawan nya.

2. Point Blank
Pada game ini menceritakan sekelompok teroris yang akan meledakan kota dengan bom dan ada polisi yang bertugas untuk mencegah teroris nya.
Level dari game ini terletak pada pangkat pada karakter semakin besar pangkat kita maka skill yang dapat digunakan akan berbeda seperti pemilihan title.




Sumber https://eituzed.blogspot.sg/2015/04/penampilan-grafik-scene-game-komputer.html

Kamis, 18 Mei 2017

ANTAR MUKA PENGGUNA (USER INTERFACE)

Nama : Dede Kusuma
NPM : 52414614
Kelas : 3IA20
Matakuliah : Teknologi Pengantar Game#




  1. Pengertian
        Antarmuka Pemakai (User Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka pemakai (User Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi.
       

User Interface, berfungsi untuk menginputkan pengetahuan baru ke dalam basis pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan panduan pemakaian sistem secara menyeluruh step by step sehingga user mengerti apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem. Yang terpenting dalam embangun user interface adalah kemudahan dalam memakai/ menjalankan sistem, interaktif, komunikatif, sedangkan kesulitan dalam mengembangkan/ membangun suatu program jangan terlalu diperlihatkan.

    2. Tujuan Antar Muka (interface) Pengguna
  • Menyesuaikan antar muka pengguna dengan tugas.
  • Membuat antar muka pengguna menjadi efisien.
  • Memberikan arus balik yang tepat kepada pengguna.
  • Memunculkan pertanyaan-pertanyaan yang dapat dimanfaatkan.
  • Memperbaiki produktivitas dari pengetahuan pegawai
3. Manfaat Antar Muka (Interface) pengguna
Manfaat User Interface untuk menghubungkan atau penterjemah informasi antara pengguna dengan system operasi, sehingga computer dapat digunakan. Dengan demikian, user interface bisa juga diartikan sebagai mekanisme inter-relasi atau integrasi total dari perangkat keras dan lunak yang membentuk pengalaman bekomputer. Use interface dari sisi software bias berbentuk Graphical User Interface (GUI) atau Command Line Interfae (CLI), sedangkan dari sisi hardware bias berbentuk Aplle Desktop Bus (ADB), USB, dan fire wire.
4. Prinsip Desain User interface
       User interface desain adalah desain komputer, peralatan, mesin, perangkat komunikasi mobile, aplikasi perangkat lunak, dan situs web dengan fokus pada pengalaman pengguna dan interaksi. Tujuan dari user interface design adalah membuat interaksi pengguna sesederhana dan seefisien mungkin, dalam hal mencapai tujuan pengguna-apa yang sering disebut pengguna desain yang berpusat. User interface design yang bagus memfasilitasi dan menyelesaikan tugas di tangan tanpa menarik perhatian yang tidak perlu pada dirinya sendiri. Desain grafis dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegunaan. Proses desain harus menyeimbangkan fungsi teknis dan elemen visual (misalnya, model mental) untuk menciptakan sebuah sistem yang tidak hanya operasional saja tetapi juga bermanfaat serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna berubah.
Interface design terlibat dalam berbagai proyek dari sistem komputer, untuk mobil, untuk pesawat komersial; semua proyek-proyek ini melibatkan banyak interaksi sama manusia dasar, namun juga membutuhkan beberapa keterampilan yang unik dan pengetahuan. Akibatnya, desainer cenderung mengkhususkan diri pada jenis proyek tertentu dan memiliki kemampuan berpusat di sekitar keahlian mereka, apakah itu perancangan perangkat lunak, penelitian pengguna, desain web, atau desain industri.

      5. Penyajian User Interface
  • Fungsi persyaratan pengumpulan hingga perakitan daftar fungsi yang diperlukan oleh sistem untuk mencapai tujuan proyek dan potensi kebutuhan pengguna.
  • User analisis – menganalisis potensi pemakai sistem baik melalui diskusi dengan orang-orang yang bekerja dengan pengguna dan / atau potensi pemakai sendiri. pertanyaan Khas meliputi:
  • Apa yang akan pengguna ingin sistem untuk melakukan?
  • Bagaimana sistem fit dengan alur kerja normal pengguna atau kegiatan sehari-hari?
  • Bagaimana cerdas secara teknis adalah pengguna dan apa sistem tidak seupa pengguna sudah gunakan?
  • Seperti apa tampilan & merasa gaya banding kepada pengguna?
  • Arsitektur Informasi – pengembangan proses dan / atau arus informasi darisistem(misalnya untuk sistem pohon telepon, ini akan menjadi sebuah pohon pilihan flowchart dan untuk situs web ini akan menjadi aliran situs yang menunjukkan hirarki dari halaman).
  • Prototyping – pengembangan wireframes, baik dalam bentuk kertas atau prototip layar interaktif sederhana. Prototipe ini dilepaskan dari semua tampak & merasa elemen dan konten yang paling dalam rangka untuk berkonsentrasi pada antarmuka jaringan.
  • Kegunaan pengujian – pengujian prototipe pada teknik pengguna-sering menggunakan yang sebenarnya yang disebut berpikir keras protokol di mana Anda meminta pengguna untuk berbicara tentang pikiran mereka selama pengalaman.
  • Grafis Desain interface – tampilan yang sebenarnya & merasa User interface desain akhir grafis (GUI). Ini mungkin didasarkan pada temuan dikembangkan selama pengujian kegunaan jika kegunaan adalah terduga, atau berdasarkan tujuan komunikasi dan gaya yang menarik bagi pengguna. Dalam kasus yang jarang terjadi, mungkin grafis drive prototipe, tergantung pada pentingnya bentuk visual versus fungsi. Jika interface telah membutuhkan beberapa kulit, mungkin ada beberapa desain interface untuk satu panel kontrol, fitur fungsional atau widget. Fase ini sering merupakan upaya kolaborasi antara desainer grafis dan interface designer pengguna, atau ditangani oleh orang yang ahli dalam kedua disiplin.
 6. Perancangan Antar Muka ( interface) Pengguna
Tujuan dari Perancangan Antarmuka Pengguna adalah merancang interface yang efektif untuk sistem perangkat lunak. Efektif artinya siap digunakan, dan hasilnya sesuai dg kebutuhan. Kebutuhan disini adalah kebutuhan penggunanya. Pengguna sering menilai sistem dari interface, bukan dari fungsinya melainkan dari user interfacenya. Jika desain user interfacenya yang buruk, maka itu sering jadi alasan untuk tidak menggunakan software. Selain itu interface yang buruk sebabkan pengguna membuat kesalahan fatal. Saat ini interface yang banyak digunakan dalam software adalah GUI (Graphical User Interface). GUI memberikan keuntungan seperti:
  1. Gampang dipelajari oleh pengguna yang pengalaman dalam menggunakan komputer cukup minim.
  2. Berpindah dari satu layar ke layar yang lain tanpa kehilangan informasi dimungkinkan.
  3. Akses penuh pada layar dengan segera untuk beberapa macam tugas/keperluan.

       7. Tipe-Tipe Interaksi Antar Muka (Interface) Pengguna
Pemilihan tipe interaksi yang tepat dapat memberikan efek yang baik terhadap dialog antara user dengan komputer. Terdapat beberapa tipe interaksi yang umum digunakan, yaitu :

  1. Command Line Interface (CLI)
Merupakan bentuk dialog interaktif yang pertama digunakan dan masih dipakai hingga saat ini. Dengan CLI, user memberikan instruksi secara langsung kepada komputer menggunakan tombol fungsi, karakter tunggal, command dalam bentuk singkat maupun panjang. CLI memungkinkan user mengakses dengan cepat fungsi sistem dan beberapa tools.
  1. Menu
Pada menu-driven interface , sekumpulan opsi / pilihan yang tersedia bagi user ditampilkan pada layar dan dapat dipilh dengan menggunakan mouse atau tombol numerik maupun alfabetik. Pilihan pada menu harus merepresentasikan arti dan dikelompokkan berdasarkan suatu kategori agar mudah dikenali dan memudahkan user memilih sesuai dengan tugas yang akan dilaksanakan.
  1. Natural language
Mungkin merupakan mekanisme komunikasi yang atraktif. Umumnya, komputer tidak dapat mengerti instruksi yang dituliskan dalam bahasa sehari-hari. Natural language dapat mengerti input tertulis (written input) dan suara (speech input). Namun masih ada kekurangan dalam hal ambiguity (kerancuan) pada aspek sintaks dan semantik.
  1. Q/A & query dialogue
Merupakan mekanisme sederhana untuk input pada beberapa aplikasi. User diberikan serangkaian pertanyaan umumnya dalam bentuk jawaban ya/tidak (Y/N), pilihan ganda atau dalam bentuk kode, dan dibimbing tahap demi tahap selama proses interaksi. Interface ini mudah dipelajari namun terbatas fungsinya.
  1. Form-fills and spreadsheet
Form-fill utamanya digunakan untuk aplikasi pemasukan (data entry) dan pencarian (data retrieval) data. Bentuk form-fill adalah berupa display yang menyerupai selembar kertas dengan beberapa slot / field untuk diisi. Spreadsheet adalah variasi dari form-fill. Spreadsheet terdiri dari sel yang dapat berisi nilai atau formula.
  1. WIMP interface (Windows, Icons, Menu, Pointers)


WIMP merupakan default interface untuk sebagian besar sistem komputer interaktif yang digunakan saat ini terutama pada PC dan desktop workstation.

Window merupakan area layar yang berprilaku seperti terminal independent dan berisi grafik atau teks yang dapat dipindahkan dan idiubah ukurannya. Satu layar dapat terdiri dari lebih 1 window yang memungkinkan lebih dari satu tugas aktif pada saat yang sama. Icon merupakan sebuah gambar kecil yang digunakan untuk merepresentasikan windows yang sedang berada dalam keadaan tertutup (closed). Window dapat diaktifkan / diperbesar dengan meng-klik icon yang bersangkutan, dan sebaliknya jika user tidak menggunakan / mengerjakan tugas pada satu window tertentu maka dia dapat menon-aktifkan window menjadi icon yang disebut sebagai iconifying . Menu adalah tehnik interaksi yang umum digunakan bahkan oleh sistem non-window sekalipun. Menu menampilkan pilihan operasi atau layanan yang diberikan / tersedia oleh sistem. User dapat memperoleh petunjuk mengenai operasi apa saja pada sistem melalui menu. Oleh karena itu penamaan pad amenu haruslah memiliki arti dan informatif. Pointer merupakan komponen yang penting dalam sistem WIMP karena interaksi pada sistem ini memerlukan aktifitas menunjuk (pointing) dan memilih (selecting). User diberikan cursor pada layar yang dapat dikendalikan oleh peralatan input seperti mouse, joystick, ataupun trackball
sumber :
https://defikristiana.wordpress.com/2016/02/11/antar-muka-pengguna-user-interface/

Kamis, 11 Mei 2017

User Interface (UI) pada Game

Nama : Dede Kusuma
NPM : 52414614
Kelas : 3IA20
Matakuliah : Teknologi Pengantar Game#


1. Oblivion


UI Oblivion adalah contoh klasik UI satu platform yang tidak sesuai dengan yang lain. Meskipun Oblivion di porting dari konsol ke PC, namun masih mempertahankan UI yang berfokus pada kontrol. Ini benar-benar sama dengan merilis game di iOS atau Android dan membuat pemain memindahkan kursor di layar seperti mereka menggunakan trackpad laptop daripada memanfaatkan posisi sentuhan absolut.



2. Far Cry 3




HUD Far Cry 3 selalu ada. Itu hanya sesuatu yang akan anda alami sebagai pemain yang terus tersentak kembali menjadi kenyataan. Ini menciptakan perasaan klaustrofobia.



The minimap besar dan transparant, sehingga kita bisa tau jalan. Pengingat yang obyektif di kiri atas juga besar dan buram dan menghalangi Anda, dan meski hilang setelah beberapa detik, tendensi ini muncul kembali saat Anda hampir lupa bahwa Anda sedang bermain game. Ketika Anda tertembak indikator hit muncul di dekat bagian tengah layar tempat mereka kembali menghalangi Anda, alih-alih muncul di tepi layar seperti di setiap permainan lainnya. Jika Anda mengumpulkan cukup banyak bahan kerajinan, munculan buram besar lainnya muncul di sebelah kanan untuk memberi tahu Anda bahwa Anda dapat merancang sesuatu yang baru.


Sabtu, 29 April 2017

Contoh Kasus Efek Positif dan Negatif pada Game

Nama : Dede Kusuma
NPM : 52414614
Kelas : 3IA20
Matakuliah : Teknologi Pengantar Game#

Setelah mengetahui efek positif dan negatif game, berikut ini adalah contoh kasus positif dan negatif game:

Kasus Negatif Game

Korban Meninggal Dunia saat Bermain Game Online


Beberapa waktu belakangan ini dilaporkan seseorang meninggal dunia akibat bermain game online. Umumnya, mereka bermain game online dalam waktu yang cukup lama. Naufal Hanifa Fadlurrahman, (18) asal Desa Terusan, Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto tewas saat asyik bermain game online, Jumat (05/8/2016) malam.

Selain itu pada awal 2015, dilaporkan seorang pria di Taiwan ditemukan tewas di sebuah warung internet setelah tiga hari berturut-turut bermain game. Pria bernama Hsieh itu diduga meninggal karena kelelahan Hsieh tewas ketika sedang duduk di depan komputer setelah menghabiskan sekira 72 jam bermain game di sebuah warnet di Greater Kaohsiung, Taiwan.


Kasus Positif Game

Gamer dengan bayaran tertinggi


Peter Dager, Pria yang berasal dari Indiana, Amerika Serikat ini, menjadi seorang gamer profesional yang mendapatkan bayaran tertinggi. Peter Dagger dijuluki sebagai ‘Salt King’ dengan identitas gamer-nya yang cukup unik, yakni ppd.

Peter telah memenangkan lebih dari 19 turnamen, dan berhasil mendapatkan pendapatan sebesar US$ 2,17 juta atau setara dengan Rp 28,39 miliar (kurs: Rp 13.086 per dolar AS).


Bocah Sering Main Game Punya Kecerdasan di Atas Rata-Rata


Sebuah penelitian yang dipublikasikan International Journal of Comunication mengungkap fakta bahwa gamers memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata. Studi yang dilakukan oleh International Journal of Communication ini menemukan fakta bahwa pelajar yang bermain game online hampir setiap hari memiliki nilai di atas rata-rata di sekolahnya. Sementara sebaliknya, pelajar yang kebanyakan bermain jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter memiliki nilai yang buruk dari teman sekelasnya.

Studi tersebut dilakukan di lebih dari 12.000 pelajar sekolah di Australia. Tujuan penelitian itu tak lain untuk mencari korelasi antara nilai akademis dengan ketertarikan personal pelajar dan aktivitas di luar sekolah, termasuk penggunaan internet.



Sumber: