Wikipedia

Hasil penelusuran

Rabu, 24 Mei 2017

Visibility & Level of Detail

Nama : Dede Kusuma
NPM : 52414614
Kelas : 3IA20
Matakuliah : Teknologi Pengantar Game#


Visibility


Pengertian Visibility merupakan tampilan grafik scene game pada komputer. Bagaimana sebuah game terlihat oleh user agar menarik dan berkualitas sehingga user menikmati game tersebut. Biasanya pada video game terdapat istilah scene 2.5D. Sebenarnya istilah tersebut tidak berbeda jauh dari scene 2D (dua dimensi). Hanya saja 2.5D memiliki beberapa fitur tambahan berupa efek cahaya, bayangan dan sebagainya yang dibuat agar seakan-akan menyerupai scene 3D.

Biasanya gameplaynya memang mirip game 2D dimana kita hanya bisa bergerak secara horizontal dan vertical namun beberapa gambarnya di render secara 3D. Teori grafik 2.5D ini biasa juga disebut dengan pseudo-3D sedangkan pada istilah game lebih dikenal dengan isometric/diametric/trimetric projection.


Game bertipe ini menggunakan 2 macam tipe pemodelan: 
  • 3 Dimensi object/model : Merupakan model/object 3D yang nantinya akan dijadikan sebagai karakter utama, bangunan, object-object seperti senjata, musuh, permukaan tanah, pohon, dan bukit. Object 3D seperti ini bisa dibuat dengan menggunakan program seperti 3DS Max, Maya, Hash, dan Blender. 
  • 2 Dimensi graphic : Gambar 2D juga berperan dalam membuat game ini yaitu sebagai texture untuk object, sebagai latar belakang seperti langit dan pemandangan, sebagai meteran untuk nyawa dan gambar untuk speedometer pada game racing. 

Kegunaan 2.5D dalam game adalah sebagai pengaturan gerakan seperti golden axe, double dragon, path finding yang biasanya cukup sederhana. Hal ini berguna untuk mengikuti posisi pemain dan agar game lebih 'hidup'. Pada video game, biasanya scene 2.5D ini lebih digunakan dalam visualisasi geografis (GVIS) untuk membantu memahami representasi visual spasial-kognitif atau visualisasi 3D.

Level of Detail



LOD biasanya digunakan untuk mengatur material yang akan diaplikasikan pada model objek. Disebut level karena tingkat pengaturannya berbeda-beda tergantung dari seberapa jauh jarak antara model dengan viewer.
Ketika model berada pada jarak dekat dengan viewer, model sebaiknya di-render dengan detail sebanyak mungkin. Namun sebaliknya jika model berada pada jarak yang jauh dari viewer lebih baik jangan menampilkan model dengan sangat detail agar tidak mengganggu performance dan agar hasilnya justru dapat meningkatkan performance.

Meskipun sebagian besar waktu LOD diterapkan untuk geometri rinci saja, baru-baru ini teknik LOD sudah termasuk dalam manajemen shading untuk dapat mengontrol kompleksitas pixel. Suatu bentuk tingkat manajemen detail telah diterapkan untuk tekstur selama bertahun-tahun, di bawah nama mipmapping, juga memberikan kualitas rendering yang lebih tinggi. Ini adalah hal yang lumrah untuk mengatakan bahwa “sebuah objek telah LOD’d” ketika objek disederhanakan oleh mendasari algoritma LOD-ing.

Terrain LOD


Dalam suatu game, Terrain merupakan model yang sangat besar. Membuat setiap pointnya secara eksplisit sangatlah tidak mungkin, maka metoda untuk mengotomatiskan pembangkitan Terrain merupakan hal biasa. Ketika proses rendering, sebagian dari Terrain tertutup dan sebagian lain sangat jauh, oleh karena itu dikembangkanlah Terrain LOD algorithms.

Terrain, atau sering juga disebut dataran, merupakan salah satu data yang penting dalam pemodelan pemograman grafik.Terrain umumnya diimplementasikan untuk obyek – obyek yang statis. Salah satu implementasi terrain yang banyak digunakan adalah dalam pemodelan lanskap. Contoh pemodelan lanskap adalah pemodelan bentangan tanah, pinggiran pantai, pegunungan dan lain sebagainya. Penggunaan visualisasi terrain sebagai model lansekap ini banyak didapati dalam game motor rally dan real – time strategy.


Sumber:
https://ribunni.wordpress.com/2013/07/04/pengantar-teknologi-game-tugas-4/#more-882
http://eituzed.blogspot.co.id/2015/04/penampilan-grafik-scene-game-komputer.html
http://farizkiridwan.blogspot.co.id/2013/07/visibility-pengantar-teknologi-game.html

Penampilan Grafik Scene Game Komputer

Nama : Dede Kusuma
NPM : 52414614
Kelas : 3IA20
Matakuliah : Teknologi Pengantar Game#

Penampilan Grafik Scene Game Komputer

Pengertian Visibility merupakan tampilan grafik scene game pada komputer. Bagaimana sebuah game terlihat oleh user agar menarik dan berkualitas sehingga user menikmati game tersebut.
Biasanya pada video game terdapat istilah scene 2.5D. Sebenarnya istilah tersebut tidak berbeda jauh dari scene 2D (dua dimensi). Hanya saja 2.5D memiliki beberapa fitur tambahan berupa efek cahaya, bayangan dan sebagainya yang dibuat agar seakan-akan menyerupai scene 3D.
Biasanya gameplaynya memang mirip game 2D dimana kita hanya bisa bergerak secara horizontal dan vertical namun beberapa gambarnya di render secara 3D. Teori grafik 2.5D ini biasa juga disebut dengan pseudo-3D sedangkan pada istilah game lebih dikenal dengan isometric/diametric/trimetric projection.


Game bertipe ini menggunakan 2 macam tipe pemodelan:
· 3 Dimensi object/model
ini merupakan model/object 3D yang nantinya akan dijadikan sebagai karakter utama, bangunan, object-object seperti senjata, musuh, permukaan tanah, pohon, dan bukit. Object 3D seperti ini bisa dibuat dengan menggunakan program seperti 3DS Max, Maya, Hash, dan Blender.


· 2 Dimensi graphic
Gambar 2D juga berperan dalam membuat game ini yaitu sebagai texture untuk object, sebagai latar belakang seperti langit dan pemandangan, sebagai meteran untuk nyawa dan gambar untuk speedometer pada game racing.


Kegunaan 2.5D dalam game adalah sebagai pengaturan gerakan seperti golden axe, double dragon, path finding yang biasanya cukup sederhana. Hal ini berguna untuk mengikuti posisi pemain dan agar game lebih 'hidup'. Pada video game, biasanya scene 2.5D ini lebih digunakan dalam visualisasi geografis (GVIS) untuk membantu memahami representasi visual spasial-kognitif atau visualisasi 3D.


Level of detail pada game

1.Arcane Legends
Pada game ini menceritakan sebuah karakter dan pemilihan job berbeda beda ada wizard, warrior dan archer. level pada permainan ini ada pada level karakter kita sendiri untuk saat ini level max nya 61 dan bot pada game ini juga memiliki level yang berbeda tingkat kesulitan dalam melawan nya.

2. Point Blank
Pada game ini menceritakan sekelompok teroris yang akan meledakan kota dengan bom dan ada polisi yang bertugas untuk mencegah teroris nya.
Level dari game ini terletak pada pangkat pada karakter semakin besar pangkat kita maka skill yang dapat digunakan akan berbeda seperti pemilihan title.




Sumber https://eituzed.blogspot.sg/2015/04/penampilan-grafik-scene-game-komputer.html

Kamis, 18 Mei 2017

ANTAR MUKA PENGGUNA (USER INTERFACE)

Nama : Dede Kusuma
NPM : 52414614
Kelas : 3IA20
Matakuliah : Teknologi Pengantar Game#




  1. Pengertian
        Antarmuka Pemakai (User Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka pemakai (User Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi.
       

User Interface, berfungsi untuk menginputkan pengetahuan baru ke dalam basis pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan panduan pemakaian sistem secara menyeluruh step by step sehingga user mengerti apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem. Yang terpenting dalam embangun user interface adalah kemudahan dalam memakai/ menjalankan sistem, interaktif, komunikatif, sedangkan kesulitan dalam mengembangkan/ membangun suatu program jangan terlalu diperlihatkan.

    2. Tujuan Antar Muka (interface) Pengguna
  • Menyesuaikan antar muka pengguna dengan tugas.
  • Membuat antar muka pengguna menjadi efisien.
  • Memberikan arus balik yang tepat kepada pengguna.
  • Memunculkan pertanyaan-pertanyaan yang dapat dimanfaatkan.
  • Memperbaiki produktivitas dari pengetahuan pegawai
3. Manfaat Antar Muka (Interface) pengguna
Manfaat User Interface untuk menghubungkan atau penterjemah informasi antara pengguna dengan system operasi, sehingga computer dapat digunakan. Dengan demikian, user interface bisa juga diartikan sebagai mekanisme inter-relasi atau integrasi total dari perangkat keras dan lunak yang membentuk pengalaman bekomputer. Use interface dari sisi software bias berbentuk Graphical User Interface (GUI) atau Command Line Interfae (CLI), sedangkan dari sisi hardware bias berbentuk Aplle Desktop Bus (ADB), USB, dan fire wire.
4. Prinsip Desain User interface
       User interface desain adalah desain komputer, peralatan, mesin, perangkat komunikasi mobile, aplikasi perangkat lunak, dan situs web dengan fokus pada pengalaman pengguna dan interaksi. Tujuan dari user interface design adalah membuat interaksi pengguna sesederhana dan seefisien mungkin, dalam hal mencapai tujuan pengguna-apa yang sering disebut pengguna desain yang berpusat. User interface design yang bagus memfasilitasi dan menyelesaikan tugas di tangan tanpa menarik perhatian yang tidak perlu pada dirinya sendiri. Desain grafis dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegunaan. Proses desain harus menyeimbangkan fungsi teknis dan elemen visual (misalnya, model mental) untuk menciptakan sebuah sistem yang tidak hanya operasional saja tetapi juga bermanfaat serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna berubah.
Interface design terlibat dalam berbagai proyek dari sistem komputer, untuk mobil, untuk pesawat komersial; semua proyek-proyek ini melibatkan banyak interaksi sama manusia dasar, namun juga membutuhkan beberapa keterampilan yang unik dan pengetahuan. Akibatnya, desainer cenderung mengkhususkan diri pada jenis proyek tertentu dan memiliki kemampuan berpusat di sekitar keahlian mereka, apakah itu perancangan perangkat lunak, penelitian pengguna, desain web, atau desain industri.

      5. Penyajian User Interface
  • Fungsi persyaratan pengumpulan hingga perakitan daftar fungsi yang diperlukan oleh sistem untuk mencapai tujuan proyek dan potensi kebutuhan pengguna.
  • User analisis – menganalisis potensi pemakai sistem baik melalui diskusi dengan orang-orang yang bekerja dengan pengguna dan / atau potensi pemakai sendiri. pertanyaan Khas meliputi:
  • Apa yang akan pengguna ingin sistem untuk melakukan?
  • Bagaimana sistem fit dengan alur kerja normal pengguna atau kegiatan sehari-hari?
  • Bagaimana cerdas secara teknis adalah pengguna dan apa sistem tidak seupa pengguna sudah gunakan?
  • Seperti apa tampilan & merasa gaya banding kepada pengguna?
  • Arsitektur Informasi – pengembangan proses dan / atau arus informasi darisistem(misalnya untuk sistem pohon telepon, ini akan menjadi sebuah pohon pilihan flowchart dan untuk situs web ini akan menjadi aliran situs yang menunjukkan hirarki dari halaman).
  • Prototyping – pengembangan wireframes, baik dalam bentuk kertas atau prototip layar interaktif sederhana. Prototipe ini dilepaskan dari semua tampak & merasa elemen dan konten yang paling dalam rangka untuk berkonsentrasi pada antarmuka jaringan.
  • Kegunaan pengujian – pengujian prototipe pada teknik pengguna-sering menggunakan yang sebenarnya yang disebut berpikir keras protokol di mana Anda meminta pengguna untuk berbicara tentang pikiran mereka selama pengalaman.
  • Grafis Desain interface – tampilan yang sebenarnya & merasa User interface desain akhir grafis (GUI). Ini mungkin didasarkan pada temuan dikembangkan selama pengujian kegunaan jika kegunaan adalah terduga, atau berdasarkan tujuan komunikasi dan gaya yang menarik bagi pengguna. Dalam kasus yang jarang terjadi, mungkin grafis drive prototipe, tergantung pada pentingnya bentuk visual versus fungsi. Jika interface telah membutuhkan beberapa kulit, mungkin ada beberapa desain interface untuk satu panel kontrol, fitur fungsional atau widget. Fase ini sering merupakan upaya kolaborasi antara desainer grafis dan interface designer pengguna, atau ditangani oleh orang yang ahli dalam kedua disiplin.
 6. Perancangan Antar Muka ( interface) Pengguna
Tujuan dari Perancangan Antarmuka Pengguna adalah merancang interface yang efektif untuk sistem perangkat lunak. Efektif artinya siap digunakan, dan hasilnya sesuai dg kebutuhan. Kebutuhan disini adalah kebutuhan penggunanya. Pengguna sering menilai sistem dari interface, bukan dari fungsinya melainkan dari user interfacenya. Jika desain user interfacenya yang buruk, maka itu sering jadi alasan untuk tidak menggunakan software. Selain itu interface yang buruk sebabkan pengguna membuat kesalahan fatal. Saat ini interface yang banyak digunakan dalam software adalah GUI (Graphical User Interface). GUI memberikan keuntungan seperti:
  1. Gampang dipelajari oleh pengguna yang pengalaman dalam menggunakan komputer cukup minim.
  2. Berpindah dari satu layar ke layar yang lain tanpa kehilangan informasi dimungkinkan.
  3. Akses penuh pada layar dengan segera untuk beberapa macam tugas/keperluan.

       7. Tipe-Tipe Interaksi Antar Muka (Interface) Pengguna
Pemilihan tipe interaksi yang tepat dapat memberikan efek yang baik terhadap dialog antara user dengan komputer. Terdapat beberapa tipe interaksi yang umum digunakan, yaitu :

  1. Command Line Interface (CLI)
Merupakan bentuk dialog interaktif yang pertama digunakan dan masih dipakai hingga saat ini. Dengan CLI, user memberikan instruksi secara langsung kepada komputer menggunakan tombol fungsi, karakter tunggal, command dalam bentuk singkat maupun panjang. CLI memungkinkan user mengakses dengan cepat fungsi sistem dan beberapa tools.
  1. Menu
Pada menu-driven interface , sekumpulan opsi / pilihan yang tersedia bagi user ditampilkan pada layar dan dapat dipilh dengan menggunakan mouse atau tombol numerik maupun alfabetik. Pilihan pada menu harus merepresentasikan arti dan dikelompokkan berdasarkan suatu kategori agar mudah dikenali dan memudahkan user memilih sesuai dengan tugas yang akan dilaksanakan.
  1. Natural language
Mungkin merupakan mekanisme komunikasi yang atraktif. Umumnya, komputer tidak dapat mengerti instruksi yang dituliskan dalam bahasa sehari-hari. Natural language dapat mengerti input tertulis (written input) dan suara (speech input). Namun masih ada kekurangan dalam hal ambiguity (kerancuan) pada aspek sintaks dan semantik.
  1. Q/A & query dialogue
Merupakan mekanisme sederhana untuk input pada beberapa aplikasi. User diberikan serangkaian pertanyaan umumnya dalam bentuk jawaban ya/tidak (Y/N), pilihan ganda atau dalam bentuk kode, dan dibimbing tahap demi tahap selama proses interaksi. Interface ini mudah dipelajari namun terbatas fungsinya.
  1. Form-fills and spreadsheet
Form-fill utamanya digunakan untuk aplikasi pemasukan (data entry) dan pencarian (data retrieval) data. Bentuk form-fill adalah berupa display yang menyerupai selembar kertas dengan beberapa slot / field untuk diisi. Spreadsheet adalah variasi dari form-fill. Spreadsheet terdiri dari sel yang dapat berisi nilai atau formula.
  1. WIMP interface (Windows, Icons, Menu, Pointers)


WIMP merupakan default interface untuk sebagian besar sistem komputer interaktif yang digunakan saat ini terutama pada PC dan desktop workstation.

Window merupakan area layar yang berprilaku seperti terminal independent dan berisi grafik atau teks yang dapat dipindahkan dan idiubah ukurannya. Satu layar dapat terdiri dari lebih 1 window yang memungkinkan lebih dari satu tugas aktif pada saat yang sama. Icon merupakan sebuah gambar kecil yang digunakan untuk merepresentasikan windows yang sedang berada dalam keadaan tertutup (closed). Window dapat diaktifkan / diperbesar dengan meng-klik icon yang bersangkutan, dan sebaliknya jika user tidak menggunakan / mengerjakan tugas pada satu window tertentu maka dia dapat menon-aktifkan window menjadi icon yang disebut sebagai iconifying . Menu adalah tehnik interaksi yang umum digunakan bahkan oleh sistem non-window sekalipun. Menu menampilkan pilihan operasi atau layanan yang diberikan / tersedia oleh sistem. User dapat memperoleh petunjuk mengenai operasi apa saja pada sistem melalui menu. Oleh karena itu penamaan pad amenu haruslah memiliki arti dan informatif. Pointer merupakan komponen yang penting dalam sistem WIMP karena interaksi pada sistem ini memerlukan aktifitas menunjuk (pointing) dan memilih (selecting). User diberikan cursor pada layar yang dapat dikendalikan oleh peralatan input seperti mouse, joystick, ataupun trackball
sumber :
https://defikristiana.wordpress.com/2016/02/11/antar-muka-pengguna-user-interface/

Kamis, 11 Mei 2017

User Interface (UI) pada Game

Nama : Dede Kusuma
NPM : 52414614
Kelas : 3IA20
Matakuliah : Teknologi Pengantar Game#


1. Oblivion


UI Oblivion adalah contoh klasik UI satu platform yang tidak sesuai dengan yang lain. Meskipun Oblivion di porting dari konsol ke PC, namun masih mempertahankan UI yang berfokus pada kontrol. Ini benar-benar sama dengan merilis game di iOS atau Android dan membuat pemain memindahkan kursor di layar seperti mereka menggunakan trackpad laptop daripada memanfaatkan posisi sentuhan absolut.



2. Far Cry 3




HUD Far Cry 3 selalu ada. Itu hanya sesuatu yang akan anda alami sebagai pemain yang terus tersentak kembali menjadi kenyataan. Ini menciptakan perasaan klaustrofobia.



The minimap besar dan transparant, sehingga kita bisa tau jalan. Pengingat yang obyektif di kiri atas juga besar dan buram dan menghalangi Anda, dan meski hilang setelah beberapa detik, tendensi ini muncul kembali saat Anda hampir lupa bahwa Anda sedang bermain game. Ketika Anda tertembak indikator hit muncul di dekat bagian tengah layar tempat mereka kembali menghalangi Anda, alih-alih muncul di tepi layar seperti di setiap permainan lainnya. Jika Anda mengumpulkan cukup banyak bahan kerajinan, munculan buram besar lainnya muncul di sebelah kanan untuk memberi tahu Anda bahwa Anda dapat merancang sesuatu yang baru.


Sabtu, 29 April 2017

Contoh Kasus Efek Positif dan Negatif pada Game

Nama : Dede Kusuma
NPM : 52414614
Kelas : 3IA20
Matakuliah : Teknologi Pengantar Game#

Setelah mengetahui efek positif dan negatif game, berikut ini adalah contoh kasus positif dan negatif game:

Kasus Negatif Game

Korban Meninggal Dunia saat Bermain Game Online


Beberapa waktu belakangan ini dilaporkan seseorang meninggal dunia akibat bermain game online. Umumnya, mereka bermain game online dalam waktu yang cukup lama. Naufal Hanifa Fadlurrahman, (18) asal Desa Terusan, Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto tewas saat asyik bermain game online, Jumat (05/8/2016) malam.

Selain itu pada awal 2015, dilaporkan seorang pria di Taiwan ditemukan tewas di sebuah warung internet setelah tiga hari berturut-turut bermain game. Pria bernama Hsieh itu diduga meninggal karena kelelahan Hsieh tewas ketika sedang duduk di depan komputer setelah menghabiskan sekira 72 jam bermain game di sebuah warnet di Greater Kaohsiung, Taiwan.


Kasus Positif Game

Gamer dengan bayaran tertinggi


Peter Dager, Pria yang berasal dari Indiana, Amerika Serikat ini, menjadi seorang gamer profesional yang mendapatkan bayaran tertinggi. Peter Dagger dijuluki sebagai ‘Salt King’ dengan identitas gamer-nya yang cukup unik, yakni ppd.

Peter telah memenangkan lebih dari 19 turnamen, dan berhasil mendapatkan pendapatan sebesar US$ 2,17 juta atau setara dengan Rp 28,39 miliar (kurs: Rp 13.086 per dolar AS).


Bocah Sering Main Game Punya Kecerdasan di Atas Rata-Rata


Sebuah penelitian yang dipublikasikan International Journal of Comunication mengungkap fakta bahwa gamers memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata. Studi yang dilakukan oleh International Journal of Communication ini menemukan fakta bahwa pelajar yang bermain game online hampir setiap hari memiliki nilai di atas rata-rata di sekolahnya. Sementara sebaliknya, pelajar yang kebanyakan bermain jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter memiliki nilai yang buruk dari teman sekelasnya.

Studi tersebut dilakukan di lebih dari 12.000 pelajar sekolah di Australia. Tujuan penelitian itu tak lain untuk mencari korelasi antara nilai akademis dengan ketertarikan personal pelajar dan aktivitas di luar sekolah, termasuk penggunaan internet.



Sumber:

Kamis, 20 April 2017

Interaksi FIsik Dalam Teknologi Game

Nama : Dede Kusuma
NPM : 52414614
Kelas : 3IA20
Matakuliah : Teknologi Pengantar Game#

Efek Fisik Dalam Game

Pada saat ini game sudah bukan hanya untuk menghibur saja tapi juga sudah dapat memberi manfaat kesehatan melalui adanya perangkat sensor gerak yang melibatkan gerakan tubuh maupun otot tangan yang dibantu dengan gelang seperti gelang MYO sehingga selain menghibur game juga sebagai sarana olahraga ringan

Perkembangan teknologi game yang begitu pesatnya terkadang kita sangat sulit untuk meninggalkan aktivitas tersebut karena kita sudah menjadi kecanduan terhadap aktivitas tersebut, tentunya efek kecanduan tersebut akan berdampak pada interaksi fisik yang akan kita rasakan. Dari mulai dari dampak efek fisik positif dan negatif berikut penjelasan dampak tersebut.

Efek Positif

Setiap game memiliki tingkat kesulitan/Level yang berbeda. Umumya permainan ini dilengkapi peta, persenjataan, karakter yang berbeda-beda. Untuk menyelesaikan level atau mengalahkan musuh secara efisien diperlukan strategi. Permainan game Online akan melatih pemainnya untuk dapat memenangkan permainan dengan cepat, efisien dan menghasilkan lebih banyak poin.

  • Meningkatkan konsentrasi.
Kemampuan konsentrasi pemain game Online akan meningkat karena mereka harus menyelesaikan beberapa tugas, mencari celah yang mungkin bisa dilewati dan memonitor jalannya permainan. Semakin sulit, sebuah permainan maka semakin diperlukan tingkat kosentrasi yang tinggi.
  • Meningkatkan koordinasi tangan dan mata (Motorik).
Penelitian yang dilakukan di Manchester University dan Central Lanchashire University menyatakan bahwa orang yang bermain game 18 jam seminggu atau sekitar 2,5 jam/hari dapat meningkatkan koordinasi antara mata dan tangan meningkatkan kemampuan membaca. Psikolog dari Finland Univesity menyatakan bahwa game meningkatkan kemampuan membaca pada anak-anak. Jadi pendapat yang menyatakan bahwa jenis permainan ini menurunkan tingkat minat baca anak sangat tidak beralasan.
  • Meningkatkan kemampuan berbahasa inggris.
Sebuah studi menemukan bahwa gamers mempunyai skil berbahasa inggris yang lebih baik meskipun tidak mengambil kursus pada masa sekolah maupun kuliah. Ini karena banyak alur cerita yang diceritakan dalam bahasa inggris dan kadang kala mereka chat dengan pemain lain dari berbagai negara.
  • Meningkatkan pengetahuan tentang komputer.
untuk dapat menikmati permainan dengan nyaman dan kualitas gambar yang prima seorang peman game online akan berusaha mencari informasi tentang spesifikasi komputer dan koneksi internet yang dapat digunakan untuk memainkan game tersebut. Karena pengguna komputer aktif biasanya mereka juga akan belajar troubleshooting komputer dan overclocking.
  • Meningkatkan kemampuan skill mengetik.
Kemampuan mengetik sudah pasti meningkat karena mereka menggunakan keyboard dan mouse untuk mengendalikan permainan.


Efek Negatif 

Setiap game memiliki efek negatif bagi pemainnya karena menyebabkan kecanduan yang bisa berdampak besar jika tidak diperhatikan jumlah waktu yang kita dihabiskan. 
Berikut ini adalah efek negatif bagi pemain game yaitu :
  • Kecanduan
Seperti yang disebutkan pada awal tulisan ini, kebahagiaan dan kesenangan yang dirasakan para gamer pada saat memainkan game, akan membuat orang tersebut ‘merindukan’ suasana hati yang mereka rasakan selama bermain game, sehingga mereka akan cenderung kembali bermain dan bermain lagi untuk mencari sensasi yang mereka rasakan tersebut. Untuk mencegah hal ini, adalah dengan membatasi waktu bermain game. Misalnya, 2 atau 3x dalam satu minggu dengan jangka waktu 1-2 jam.
  • Membatasi Hubungan Sosial 
Pada dampak positif bermain game telah dijelaskan bahwa bermain game dapat meningkatkan hubungan sosial secara online dengan para gamer diseluruh dunia. Sebaliknya dalam hal ini justru akan membatasi hubungan sosial di kehidupan nyata mereka. Banyak sekali para pecandu game memiliki sedikit waktu untuk membina hubungan sosial di kehidupan nyata mereka sehingga kemampuan berkomunikasi dan interaksi secara fisik dan oral menjadi tidak terasah.
  • Mengganggu Kesehatan 
Memang benar aktivitas dan gerakan fisik dapat menyehatkan tubuh. Akan tetapi dengan bermain game yang terlalu intensif dapat mengganggu kesehatan mata, karena bagaimana pun juga permainan video game memerlukan kontak langsung antara mata dan layar monitor / TV yang dapat menyebabkan kerusakan pada mata atau menurunnya daya lihat untuk efek kedepannya.


Collision Detection


Collision Detection adalah proses pengecekan apaka beberapa objek spesial saling bertumpuk atau tidak. Jika ternyata ada dua buah objek saling bertempuk, maka kedua objek tersebut dapat dikatakan saling bertumpukkan. Metode ini juga sering digunakan dalam membuat game antara objek dengan objek atau objek dengan sebuah frame atau pembatas. Contoh pada Collision Detection adalah pada game shooter, yaitu pada ranjau dan objek sasaran akan menjadi sebuah deteksi tabrakan.

Algoritma untuk mendeteksi Collision (tabrakan) sangat dibutuhkan untuk program game. Flash mulai versi 5 keatas menyediakan metode yang dinamakan hitTest untuk memeriksa apakah sebuah movie clip bertabrakan dengan movie yang lain. Sebelum metode hitTest ini tersedia, seorang programmer flash harus mendeteksi secara manual koordinat sebuah movie clip, apakah movie clip ini bertabrakan dengan movie clip yang lain.

sumber:
https://stely-novenus.blogspot.co.id/2017/03/tugas-2-interaksi-fisik-dalam-teknologi.html
http://dunotifkejora.blogspot.co.id/2016/06/efek-fisik-dalam-game.html

Arsitektur Game Engine


Nama : Dede Kusuma
NPM : 52414614
Kelas : 3IA20
Matakuliah : Teknologi Pengantar Game#


Pengertian


Game Engine adalah suatu software yang digunakan untuk membuat game. Fungsi utama dari Game Engine adalah sebagai renderer grafik 2D maupun 3D, physics engine, pengatur audio,scripting, animasi game, dan lain sebagainya. Game Enginememberikan kemudahan dalam menciptakan konsep sebuah game yang akan dibuat.

Engine bukanlah executable program, artinya engine tidak bisa dijalankan sebagai program yang berdiri sendiri. Diperlukan sebuah program utama sebagai entry point atau titik awal jalannya program. Pada C++, entry point-nya adalah fungsi ‘main().’ Biasanya program utama ini relatif pendek. Game engine adalah program yang ‘memotori’ jalannya suatu program game. Kalau game diilustrasikan sebagai ‘musik’ yang keluar dari mp3 player, maka engine adalah ‘mp3 player’ dan program utama adalah ‘data mp3’ yang dimasukkan ke dalam mp3 player tersebut. Dengan adanya engine, waktu, tenaga dan biaya yang dibutuhkan untuk membuat game software menjadi berkurang secara signifikan.

Beberapa game dengan jenis dan gameplay yang hampir sama bisa dibuat dengan sedikit usaha bila terlebih dulu dibuat engine-nya. Setelah engine diselesaikan, programmer hanya perlu menambahkan program utama, memakai resources (objek 3D, musik, efek suara) yang baru, dan, jika benar-benar dibutuhkan, sedikit memodifikasi engine sesuai kebutuhan spesifk dari game yang bersangkutan. Program game engine seluruhnya berorientasi objek. Dia lebih bersifat reaktif daripada prosedural. Sulit untuk menggambarkan engine secara keseluruhan dalam flow-chart, karena alur program bisa diatur sesuai dengan keinginan pemakai engine, yaitu game programmer.


Tipe Game Engine

Game engine biasanya datang dengan berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai kemampuan pemrograman. Ada 3 tipe game engine yang ada saat ini, diantaranya :

  • Roll – your – own – Game Engine.Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan engine-nya sendiri. Mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Di sisi lain, mereka kadang menggunakan library komersil atau yang open source. Terkadang mereka juga membuat semuanya mulai dari nol.Biasanya game engine tipe ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar diberikan secara gratis, juga memperbolehkan mereka (para developer) lebih fleksibel dalam mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri. Kelemahannya banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya. Tower Games Studio membutuhkan satu tahun penuh untuk menyempurnakan game engine-nya, hanya untuk ditulis ulang semuanya dalam beberapa hari sebelum penggunaannya karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.

  • Mostly-ready game engines.Engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer/programer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model, texture dan lain-lain. Banyak dari mereka yang sudah benar-benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama. Game engine semacam ini memiliki beberapa batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang benar-benar terbuka lebar.Hal ini ditujukan agar tidak terjadi banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis dan masih memungkinkan game engine-nya tersebut untuk mengoptimalkan kinerja game-nya. Contoh tipe game engine seperti ini adalah Unreal Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya yang sudah sangat optimal dibandingkan jika harus membuat dari awal. Dengan hal ini dapat menyingkat menghemat waktu dan biaya dari para developer game.

  • Point – and – click Engine.Engine ini merupakan engine yang sangat dibatasi, tapi dibuat dengan sangat user friendly. Anda bahkan bisa mulai membuat game sendiri menggunakan engine seperti GameMaker, Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding, kamu sudah bisa merilis game point-and-click yang kamu banget. Kekurangannya terletak pada terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan dan biasanya hal ini mencakup semuanya, mulai dari grafis hingga tata suara.Tapi bukan berarti game engine jenis ini tidak berguna, bagi developer cerdas dan memiliki kreativitas tinggi, game engine seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah game menyenangkan, seperti Flow. Game engine ini memang ditujukan bagi developer yang ingin menyingkat waktu pemrogramman dan merilis game-game mereka secepatnya.

Beberapa Contoh Game Engine Open Source :

  • 3D Game Studio
  • Delta 3D
  • Unreal Engine
  • Panda 3D
  • Torque
  • Quake Engine

Game yang Menggunakan Game Engine




Single Player dan Multiplayer adalah dua buah mode yang secara konsisten berjalan beriringan, hampir di sebagian besar game yang dirilis di industri game saat ini. Single player seringkali menjadi fokus, sebuah pintu gerbang utama bagi game-game untuk tampil optimal dan menawarkan pengalaman yang memang diinginkan oleh sang developer. Sementara multiplayer menjadi opsi tambahan untuk memperpanjang masa hidup sang game sendiri, sekaligus mengakomodasi kebutuhan untuk mencicipi pengalaman ini bersama gamer-gamer lain di seluruh dunia. Namun, konsep ini justru berbalik di franchise FPS andalan EA dan DICE – Battlefield. Game yang satu ini memang selalu dikenal karena kemampuan untuk menghasilkan pengalaman multiplayer yang luar biasa. Sesuatu yang diakui oleh pihak DICE sendiri.
Game BattleField menggunakan game engine Frostbite3.







Game online yang saat ini cukup menarik perhatian Saya adalah ARK : Survival Evolved. Game ini memang cukup menyenangkan dimainkan. Ini karena tampilan dan fitur yang ada dalam game ini sangatlah bagus. Game ini pun merupakan game online yang bisa Anda mainkan bersama teman-teman Anda. Sebagai game petualangan untuk bertahan hidup di dunia Dinosaurus, game ARK : Survival Evolved ini memang memberikan tantangan tersendiri untuk para pemainnya.
Game ini menggunakan Game engine unreal engine 4


sumber:
https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Unreal_Engine_games#Unreal_Engine_4
http://www.duniaku.net/2013/10/24/lebih-dari-15-game-dikerjakan-dengan-menggunakan-frostbite-3/
http://segiempat.com/tekno/tech-news/ulasan-tentang-game-pc-ark-survival-evolved/